Sepakbola

Shayne Pattynama Ungkap Pengalaman Debut di JIS: Puji Stadion, Kritik Rumput, dan Tantangan Liga 1

Advertisement

Bek anyar Persija Jakarta, Shayne Pattynama, telah merasakan atmosfer pertandingan kandang di Jakarta International Stadium (JIS) pada Jumat (20/2/2026). Dalam debutnya saat Persija menjamu PSM Makassar di pekan ke-22 Super League 2025-2026, Shayne memuji kemegahan stadion namun tak ragu menyoroti kualitas rumput lapangan.

Debut di JIS dan Sorotan Kualitas Lapangan

Pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Persija Jakarta tersebut menjadi panggung perdana Shayne Pattynama di stadion berkapasitas lebih dari 80 ribu penonton itu. Saat dijumpai awak media di M Bloc Space, Jakarta, Sabtu (21/2/2026), Shayne mengungkapkan kekagumannya terhadap struktur bangunan JIS.

“Bagus, itu sangat bagus. JIS adalah stadion yang sangat bagus,” ujar Shayne Pattynama dikutip dari Bolasport. Namun, pemain berusia 27 tahun berdarah Maluku ini menyayangkan kondisi lapangan yang dinilai kurang ideal. “Lapangannya tidak terlalu bagus sejujurnya,” tambahnya.

Sorotan terhadap kualitas rumput JIS ini bukan kali pertama. Sebelumnya, pelatih kepala Persija, Mauricio Souza, juga telah mengeluhkan kondisi arena yang berlokasi di Jakarta Utara tersebut. Shayne, yang baru bergabung pada jendela transfer paruh musim Januari lalu, merasakan kendala serupa.

Meski demikian, eks pemain KAS Eupen ini menyatakan keinginannya untuk lebih sering bermain di JIS. “Stadion itu sendiri sangat cantik. Saya ingin bermain lebih banyak laga di JIS, dan juga GBK tentu saja. Tapi, itu sangat menyenangkan,” jelasnya.

Tantangan Kompetisi Liga 1 Indonesia

Selain membahas infrastruktur stadion, Shayne Pattynama juga berbagi pengalamannya merumput di kompetisi sepak bola Indonesia. Berbekal jam terbang di liga Eropa seperti Belanda dan Belgia, serta Asia Tenggara seperti Thailand, ia menyadari tingginya intensitas persaingan domestik.

Advertisement

“Seperti yang saya katakan, liga di sini sangat fisik dan cepat. Banyak pemain yang sering naik dan turun, dan itu sangat menuntut,” ungkap penggawa Timnas Indonesia ini. Ia menambahkan bahwa kualitas liga di Indonesia sangat baik dengan banyak pemain berkualitas.

“Namun juga kualitas liga di sini sangat bagus. Banyak sekali pemain bagus di sini. Dan, tidak ada satu pun laga yang mudah di sini,” tegas Shayne. Menurutnya, setiap pertandingan menuntut perjuangan keras karena kualitas merata dari pemain lokal maupun legiun asing.

“Banyak pemain yang bagus. Pemain dari Indonesia sendiri juga sangat bagus. Lalu juga beberapa pemain Brasil dan juga negara-negara lain juga bagus,” tuturnya. Pernyataan ini sejalan dengan pesan yang pernah ia terima dari rekan setimnya di tim nasional.

“Pertama kali saya berbicara dengan Jordi (Amat) dia berkata, ‘Di sini tidak akan mudah. Akan menantang di setiap laganya dan itu sulit’. Itulah mengapa saya menyukai tantangan,” pungkas Shayne Pattynama.

Informasi lengkap mengenai pandangan Shayne Pattynama ini disampaikan melalui wawancara dengan awak media di M Bloc Space, Jakarta, pada Sabtu (21/2/2026), dan dikutip dari Bolasport.

Advertisement