Sepakbola

Spalletti Ungkap Kekaguman pada Fabregas Jelang Laga Juventus vs Como: Adu Strategi di Liga Italia

Advertisement

Pertandingan pekan ke-26 Liga Italia akan menyajikan duel menarik antara Juventus dan Como di Stadion Allianz pada Sabtu, 21 Februari 2026, pukul 21.00 WIB. Laga ini tidak hanya mempertemukan dua tim papan atas, tetapi juga menjadi panggung adu taktik antara pelatih Juventus, Luciano Spalletti, dan arsitek Como, Cesc Fabregas, yang ternyata adalah idola bagi Spalletti.

Latar Belakang Duel Taktik

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, secara terbuka telah menyatakan kekagumannya terhadap Cesc Fabregas, juru taktik Como. Apresiasi tinggi ini disampaikan Spalletti pada Januari 2026 silam, menjelang pertemuan kedua tim.

“Saya membaca bahwa Fabregas memperlebar ukuran lapangan dan jika saya seorang pemain, saya ingin dilatih olehnya,” ujar Spalletti, seperti dilansir dari Tuttomercatoweb. “Saya tak sabar untuk menghadapi timnya agar bisa memberinya pujian. Saya ingin mendengar langsung apa yang akan ia katakan saat saya menanyakannya. Saya sudah mengaguminya sebelumnya, tetapi sekarang dia sudah menjadi idola.”

Como sendiri merupakan tim yang dimiliki oleh pengusaha Indonesia, Hartono bersaudara, menambah dimensi menarik pada klub yang kini ditangani Fabregas.

Misi Kebangkitan Juventus dan Ancaman Como

Juventus akan memimpin misi kebangkitan setelah pada tengah pekan silam dipermak 2-5 oleh Galatasaray di fase playoff Liga Champions. Upaya untuk bangkit diyakini tidak akan mudah, mengingat Como musim ini sering menjadi ganjalan bagi tim-tim besar.

Pada paruh pertama musim ini, Juventus yang saat itu masih diasuh Igor Tudor, menyerah dua gol tanpa balas kala bertamu ke markas Como. Sebelum melawat ke Juventus pada pekan ke-26 Liga Italia 2025-2026, Como juga baru saja menahan raksasa Italia lain, AC Milan, di San Siro.

Advertisement

Inovasi Fabregas: Modifikasi Lapangan Giuseppe Sinigaglia

Salah satu gebrakan Fabregas yang membuat Spalletti kagum adalah instruksinya untuk memodifikasi ukuran lapangan di kandang Como, Stadion Giuseppe Sinigaglia. Fabregas meminta agar lapangan diperlebar 50 cm di bagian kiri dan 50 cm di bagian kanan.

Secara regulasi, hal tersebut memang diperbolehkan, mengingat Serie A mengatur ukuran maksimal lapangan pertandingan adalah 105 x 68 meter. Semula, ukuran lapangan Stadion Giuseppe Sinigaglia adalah 105 x 65 meter, dan kini menjadi 105 x 66 meter.

“Semua itu benar, itu memang permintaan khusus dari saya,” ujar Fabregas, dilansir dari Tuttosport, menjelaskan alasannya. “Memiliki lapangan yang lebih lebar memungkinkan kami mengelola tekanan lawan dengan lebih baik, melewati garis pertama berkat kontribusi para pemain sayap. Selain itu, lapangan kami selama ini dikenal sangat kecil, jadi saya meminta agar perubahan ini bisa dilakukan. Bahkan, tahun depan kami seharusnya memperlebarnya lagi.”

Informasi lengkap mengenai persiapan dan pernyataan kedua pelatih ini disampaikan melalui berbagai media olahraga terkemuka menjelang pertandingan Liga Italia.

Advertisement