Baru Selesai Bulan Kemarin, Proyek Jalan PUPR Provinsi Lampung Ruas Penumangan Baru-Tegal Mukti Sudah Rusak

TUBABA,lensalampung.com-Baru terhitung hari pembangunan peningkatan jalan Hotmik di ruas jalan penumangan baru tegal mukti, oleh Dinas Pekerjaan Umum dan ‎Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Lampung, diduga selain tidak bertuan juga kualitas jalan tersebut terkesan sangat bobrok.

Hal tersebut diketahui peningkatan jalan diduga dikerjakan oleh PT.Way Kawat Abadi, beralamat Jalan kolonel arifin RI dusun bumi jaya Rt9-Rw3 sukadana Lampung timur, dengan NPWP 80.198.085.5-321.000, dan pagu anggaran mencapai Rp 3.962.128.000 Miliar, ‎belum genap satu bulan usai dikerjakan kondisi jalan tersebut sangat memperihatinkan keadaannya.

Menurut Ali helmi, warga Tiyuh panaragan suku 12,‎ mengatakan. Pembangunan peningkatan jalan tersebut mulai dikerjaka pada (9/10/2017) lalu. Sepanjang 1.500 meter. Yang diawasi oleh pengawas lapangan dari Dinas PUPR Provinsi lampung Deswanto.

” pekerja dan material pembangunan jalan ini tinggal di rumah saya‎, sejak awal pembangunan memang tidak ada plang atau papan proyek yang dipasang oleh rekanan. Sekira awal bulan januari 2017 ini jalan yang rusak telah di perbaiki.” kata Ali helmi, kepada wartawan saat dijumpai dikediamannya pada (22/11/2017) sekira pukul 10:30 Wib.

Semetara itu menurut ‎Sukinah (46) warga panaragan suku12 mengatakan. Benar jalan ini baru satu bulan lalu di bangun oleh Pemerintah, namun kembali ditemukan pada beberapa titik badan jalan kembali rusak dan berlubanng. Diduga ‎selain akibat kendaraan berbobot berat, pekerjaan tersebut kurang bagus spesifikasi pembangunan nya.

“‎ saya berharap kepada bapak Gubernur lampung M.Rido ficardo, agar jalan ini dapat kembali diperbaiki dengan baik dan kualitasnya bagus, sebab ini adalah uang kami pak Gubernur, tolong tindak tegas baik oknum Dinas terkait maupun rekanan yang mengerjakan.” Kata nya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPC Pospera Tubaba Dedi Priyono SH, menegaskan. Terkait pekerjaan peningkatan pembangunan jalan setempat benar adanya tidak sesuai dengan spesifikasi kontruksi bangunan, sehingga mutu dan kualitas pekerjaan tersebut sangat buruk adanya.

” baru satu bulan dikerjakan jalan ini sudah rusak dan banyak ditemukan lubang, selain akibat minim pengawasan, pengerjaan oleh rekanan dilakukan asal jadi. Untuk itu saya minta kepada Dinas PUPR Provinsi jangan serta merta melakukan Provisional Hand Over (PHO)‎ atas pekerjaan tersebut sebelum diperbaiki.” Tegasnya.

Ironisnya pengakuan pihak rekanan atas nama Agung‎, pekerjaan peningkatan jalan hotmik tersebut sepanjang 1.500 meter senilai 1,7 Miliar, dikerjakan pada awal bulan september lalu.” sementara soal pekerjaan senilai 4 Miliar itu masuk APBD-P Provinsi sedang dikerjakan oleh pemiliknya pak Komang.” Imbuhnya.