Como 1907 berhasil mencetak kejutan besar di Liga Italia 2025-2026 setelah menumbangkan tuan rumah Juventus dengan skor 2-0. Kemenangan impresif ini diraih dalam laga giornata ke-26 yang berlangsung di Allianz Stadium, Turin, pada Sabtu (21/2/2026).
Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, menyatakan kebanggaannya atas performa “kelas atas” yang ditunjukkan anak asuhnya. Hasil ini sekaligus membuat klub milik Djarum Group tersebut kini hanya terpaut satu angka dari Juventus yang menempati posisi kelima klasemen sementara.
Kejutan di Allianz Stadium
Skuad berjuluk I Lariani itu membuka keunggulan melalui gol Mergim Vojvoda pada menit ke-11. Keunggulan Como 1907 kemudian digandakan oleh Maxence Caqueret pada menit ke-61, memastikan kemenangan tandang yang krusial.
Kemenangan 2-0 ini tidak hanya mengamankan tiga poin penting bagi Como 1907, tetapi juga menegaskan ambisi mereka di papan atas Serie A. Mereka kini menempel ketat Juventus yang berada di posisi kelima klasemen, hanya berjarak satu poin.
Pujian Cesc Fabregas untuk Performa Tim
Dalam sesi konferensi pers pasca-pertandingan, Cesc Fabregas tidak ragu memberikan pujian setinggi langit kepada para pemainnya. Mantan gelandang timnas Spanyol itu bahkan menyamakan Juventus dengan klub raksasa Eropa.
“Bagi saya, Juventus adalah Real Madrid-nya Liga Italia,” kata Fabregas, seperti dikutip dari Tutto Como. “Menampilkan performa seperti itu melawan mereka membuat saya bangga.”
Meski demikian, pelatih kelahiran 4 Mei 1987 itu mengingatkan timnya untuk tidak berpuas diri. “Namun, kami harus tetap berusaha berada di jalur ini,” imbuhnya.
Dominasi dan Pertahanan Solid
Fabregas secara khusus menyoroti efektivitas timnya dalam mencetak gol kedua, sebuah hal yang menurutnya jarang terjadi. Ia menekankan pentingnya memperlebar jarak skor saat menghadapi tim sekelas Juventus.
“Tim memainkan pertandingan kelas atas. Tidak seperti biasanya, kami bahkan berhasil mencetak gol kedua,” lanjut Fabregas. “Melawan tim sekaliber ini, jika Anda tidak mengunci kemenangan dengan gol tambahan, Anda berisiko dihukum.”
Juru taktik asal Spanyol itu juga memuji lini pertahanan Como 1907 yang sangat solid. Fakta bahwa kiper timnya hanya melakukan satu penyelamatan sepanjang laga menjadi bukti kerja keras seluruh pemain.
“Kiper saya hanya melakukan satu penyelamatan sepanjang laga. Itu menunjukkan para pemain memberikan penampilan yang luar biasa,” pungkasnya.
Informasi lengkap mengenai kemenangan Como 1907 atas Juventus ini disampaikan melalui pernyataan resmi dan sesi konferensi pers yang dirilis pasca-laga pada Sabtu, 21 Februari 2026.
