Perjuangan Persib Bandung di ajang AFC Champions League Two (ACL 2) musim 2025-2026 harus terhenti di babak 16 besar. Meski demikian, pencapaian tim berjuluk Maung Bandung ini membawa dampak signifikan bagi peringkat kompetisi sepak bola Indonesia di kancah Asia.
Perjalanan Persib di ACL 2 Berakhir di Babak 16 Besar
Persib Bandung harus mengakui keunggulan Ratchaburi FC dari Thailand setelah kalah agregat 1-3 di babak 16 besar. Perjalanan panjang telah dilalui Persib sejak fase play-off melawan Manila Digger (Filipina), kemudian berhasil menjadi juara Grup G, sebelum akhirnya tersingkir di fase gugur.
Kapten Persib, Marc Klok, tidak dapat membela tim di fase knock-out karena cedera yang dialaminya. Absennya Klok menjadi salah satu tantangan bagi Maung Bandung dalam menghadapi lawan-lawannya.
Marc Klok Sampaikan Apresiasi dan Kebanggaan
Melalui pesannya, Marc Klok menyampaikan terima kasih kepada Bobotoh, pendukung setia Persib, yang telah memberikan dukungan tanpa henti di setiap laga kandang maupun tandang. Klok menyoroti peningkatan kualitas tim yang signifikan dibandingkan musim sebelumnya.
“Saya mau mulai dengan terima kasih untuk support-nya mulai Juni, ACL 2 musim ini. Kita punya kualitas yang jauh beda dari sebelumnya, lolos group stage hingga sekarang,” kata Klok.
Menurut Klok, tim pantas berbangga atas pencapaian ini karena telah berhasil menempatkan Persib di peta persaingan ACL 2. “Menurut saya dan tim, saya juga sampaikan ke tim kemarin, kita harus bangga, dengan pencapaian ini, kita bikin Persib ada di peta persaingan ACL 2,” paparnya.
Sumbangsih Penting untuk Ranking Kompetisi Asia
Terlepas dari kegagalan melaju ke babak delapan besar, Persib Bandung telah memberikan sumbangsih besar untuk sepak bola Indonesia. Berdasarkan rilis Footy Rankings, peringkat Liga Indonesia kini berada di posisi ke-18 secara keseluruhan, atau peringkat kesembilan di Wilayah Timur.
Capaian ini memiliki implikasi positif, yakni Indonesia berpotensi memiliki dua wakil di ACL 2 pada musim mendatang. Satu slot akan lolos otomatis, sementara satu slot lainnya melalui jalur play-off. Maung Bandung juga menyumbang banyak poin untuk ranking Liga Indonesia di kompetisi antarklub Asia, guna bersaing lebih ketat di musim-musim mendatang.
“Kita sudah kasih wakil Indonesia (otomatis lolos) punya posisi di ACL 2 juga, dan menurut saya, kita tetap harus bangga,” tutur Klok.
Atmosfer GBLA yang Fantastis dari Bobotoh
Bobotoh juga patut berbangga karena telah menciptakan atmosfer fantastis di kandang, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Dukungan mereka membuat setiap tim tamu yang datang ke Bandung pulang tanpa mampu memetik poin penuh.
Hanya Lion City Sailors FC (Singapura) yang berhasil pulang dengan satu poin, sementara Selangor FC (Malaysia), Bangkok United, dan Ratchaburi (Thailand) menelan kekalahan saat bertamu ke GBLA.
“Bobotoh juga harus bangga karena support mereka di Bandung, dan juga di luar, Kuala Lumpur, Singapura, mereka di mana-mana,” sebut Klok. “Semua tim yang datang ke Bandung di ACL 2 musim ini punya rasa spesial, karena mereka lihat di GBLA beda dengan timnya sendiri,” urainya.
Informasi lengkap mengenai perjalanan Persib Bandung di AFC Champions League Two 2025-2026 disampaikan melalui berbagai laporan media olahraga nasional.
