Sepakbola

Thomas Cup 2026: Media China Soroti Alwi Farhan dan Ubed sebagai Ancaman Baru Indonesia

Advertisement

Persiapan tim bulu tangkis putra Indonesia menuju Thomas Cup 2026 di Horsens, Denmark, menarik perhatian dunia internasional. Regenerasi pemain tunggal putra, terutama dengan munculnya nama Alwi Farhan dan Moh Zaki Ubaidillah, dinilai telah memberikan dimensi kekuatan baru yang patut diwaspadai para pesaing.

Proses transisi skuad tunggal putra Indonesia terlihat mulai membuahkan hasil manis. Keberhasilan ini terbukti setelah Alwi Farhan dan Ubed menunjukkan grafik performa yang menanjak signifikan.

Regenerasi Tunggal Putra Indonesia Berbuah Manis

Alwi Farhan, pemain berbakat berusia 20 tahun, telah meroket sejak kesuksesannya menjuarai Macau Open 2025. Kini, ia menduduki peringkat ke-14 dunia, memperkuat kedalaman tim Merah Putih.

Keberhasilan regenerasi ini sebelumnya sudah terbukti pada ajang SEA Games 2025. Saat itu, Indonesia berhasil menciptakan All Indonesian Final yang mempertemukan Alwi dengan rekannya, Moh Zaki Ubaidillah atau akrab disapa Ubed.

Meski Alwi keluar sebagai pemenang medali emas, progres yang ditunjukkan Ubed juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Ubed, yang kini berada di peringkat ke-37 dunia, sukses membalas kekalahannya dengan menjuarai Thailand Open 2026 setelah menumbangkan Alwi di partai puncak.

Selain itu, penampilan impresif Ubed saat membawa tim melaju ke semifinal Kejuaraan Beregu Asia 2026 di Qingdao, China, semakin menegaskan bahwa ia adalah opsi lini serang yang sangat potensial bagi Garuda.

Sorotan Media China: Alwi dan Ubed Senjata Baru

Melihat fenomena kebangkitan tunggal muda ini, media asal China, Aiyuke, memberikan ulasan khusus. Mereka menilai bahwa kehadiran Alwi dan Ubed, dikombinasikan dengan Jonatan Christie yang tetap konsisten, membuat Indonesia menjadi lawan yang menakutkan.

Advertisement

“Dengan Jonatan yang secara konsisten tampil di level tinggi, Alwi Farhan dan Ubed mulai muncul,” tulis Aiyuke dalam artikelnya.

Potensi Anthony Ginting dan Target Thomas Cup 2026

Media tersebut juga menyebutkan bahwa kekuatan Indonesia bisa kian sangar jika Anthony Sinisuka Ginting mampu kembali ke performa puncaknya. Peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 tersebut memang tengah berjuang pulih pasca-cedera panjang tahun lalu.

“Indonesia memiliki kekuatan yang cukup besar di nomor tunggal putra. Penambahan Anthony Ginting yang performanya kini sedang menurun membuat ajang beregu putra ini kian menarik. Jika Ginting dapat pulih secepatnya, namanya masih layak disebut sebagai salah satu senjata rahasia untuk tim,” tambah ulasan media tersebut.

Pada ajang Thomas Cup 2026 yang akan dihelat di Horsens, Denmark, pada 24 April hingga 3 Mei mendatang, Indonesia menempati posisi unggulan kedua. Tim Garuda berada tepat di bawah juara bertahan, China, dan mengungguli tim-tim kuat lainnya seperti Taiwan dan Jepang.

Informasi mengenai kekuatan tim bulu tangkis putra Indonesia ini diulas secara khusus oleh media asal China, Aiyuke, serta berdasarkan data resmi dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).

Advertisement