Sepakbola

Tur Eropa 2026 Dimulai All England: Leo/Bagas Hadapi Ujian Konsistensi di Tengah Isu Perombakan Pasangan

Advertisement

Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, bersiap menghadapi tantangan berat di Tur Eropa 2026 yang akan dimulai dengan turnamen bergengsi All England. Perjalanan ini menjadi krusial bagi mereka setelah performa yang kurang memuaskan di Kejuaraan Beregu Asia 2026 pada awal Februari lalu, memicu sorotan terhadap konsistensi pasangan tersebut.

Perjalanan Berat di Tur Eropa

Leo/Bagas dijadwalkan untuk berkompetisi di tiga turnamen beruntun di Eropa. Rangkaian diawali dengan All England 2026 yang akan berlangsung pada 3-8 Maret, dilanjutkan dengan Swiss Open 2026 pada 10-15 Maret, dan ditutup oleh Orleans Masters 2026 pada 17-22 Maret.

Tur Eropa ini diharapkan menjadi panggung pembuktian bagi Leo/Bagas untuk menunjukkan konsistensi permainan mereka. Target minimal bagi mereka di All England adalah mencapai babak perempat final atau semifinal. Sementara itu, di Swiss Open dan Orleans Masters yang berlabel Super 300, Leo/Bagas diharapkan mampu meraih gelar juara.

Sorotan Performa Pasca Kejuaraan Beregu Asia

Performa Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana menjadi sorotan tajam setelah membela tim putra Indonesia di Kejuaraan Beregu Asia 2026. Sebagai ganda utama, mereka diharapkan mampu menyumbang poin di setiap pertandingan, namun kenyataannya mereka hanya meraih satu kemenangan saat menghadapi Myanmar di fase grup.

Dua kekalahan penting dialami Leo/Bagas dari Junaidi Arif/Roy King Yap (Malaysia) di laga penutup fase grup dan Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul (Thailand) di perempat final. Bahkan, saat dipisah di semifinal, Leo yang berpasangan dengan Rian Ardianto juga takluk dari Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi (Jepang).

Situasi ini berbanding terbalik dengan capaian mereka sepekan sebelumnya di Thailand Masters 2026, di mana Leo/Bagas berhasil menjuarai turnamen tersebut setelah mengalahkan juniornya, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, dalam dua gim langsung di final. Inkonsistensi ini yang kemudian memunculkan isu perombakan pasangan yang perlu diredam melalui performa apik di Tur Eropa.

Advertisement

Adaptasi Latihan di Bulan Ramadhan

Menjelang Tur Eropa yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan, Leo Rolly Carnando menyatakan tidak ada kata libur dalam menjaga intensitas latihan. Dia tetap menjalankan ibadah puasa sambil berlatih setiap hari di pelatnas PBSI.

Leo menegaskan komitmennya untuk tetap maksimal dalam berlatih dan mempersiapkan diri menyambut All England 2026 serta Tur Eropa. “Tantangannya pasti haus saat latihan, tapi harus tahu kondisi badan sendiri,” kata Leo Rolly Carnando dikutip dari Djarum Badminton.

Ia menambahkan, “Bagaimana pun juga bulu tangkis ini kan, butuh tenaga yang ekstra. Jatuhnya olahraga ekstrem. Takutnya dehidrasi malah bahaya. Yang penting dijalani saja hari-harinya, ikhlas.”

Informasi lengkap mengenai persiapan dan jadwal Leo/Bagas di Tur Eropa ini disampaikan melalui pernyataan resmi yang dirilis pada Sabtu, 21 Februari 2026, serta wawancara dengan Djarum Badminton.

Advertisement