Warga Kelurahan Labuhan Ratu, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria di dalam sebuah kamar indekos pada Sabtu (7/2/2026). Korban ditemukan di Jalan Untung Suropati sekitar pukul 14.30 WIB dengan kondisi kepala terbungkus plastik.
Ketua RT Labuhan Ratu, Gatot, menyatakan bahwa penemuan tersebut bermula dari kecurigaan warga terhadap kondisi penghuni indekos. Warga setempat memutuskan untuk mendobrak pintu kamar tersebut sebelum akhirnya melaporkan kejadian kepada pihak kepolisian.
“Awalnya dilakukan pendobrakan, warga tidak berani menyentuh korban. Saat ditemukan, kondisi kepala sudah terbungkus plastik. Ditemukan sekitar pukul 14.30,” ujar Gatot memberikan keterangan di lokasi kejadian.
Penyelidikan Penyebab Kematian
Satreskrim Polresta Bandar Lampung bersama Polsek Kedaton telah menerjunkan tim Inafis untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pihak kepolisian saat ini tengah mengumpulkan bukti-bukti untuk memastikan penyebab pasti kematian pria tersebut.
Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto, membenarkan adanya peristiwa penemuan mayat di wilayah Kedaton tersebut. Pihaknya masih mendalami bukti-bukti di lapangan untuk menentukan motif di balik kejadian ini.
“Benar ada penemuan mayat di daerah Kedaton. Saat ini tim Satreskrim Polresta Bandar Lampung bersama Polsek Kedaton masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, apakah ini kasus pembunuhan atau bunuh diri,” kata Kompol Gigih Andri Putranto.
Pemeriksaan Saksi dan Rekaman CCTV
Penyidik kepolisian juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi di sekitar lokasi indekos. Selain keterangan saksi, polisi mengamankan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di area sekitar tempat kejadian perkara.
Kompol Gigih menambahkan bahwa proses identifikasi terhadap luka pada tubuh korban masih berlangsung. Berdasarkan data awal, diketahui bahwa korban merupakan penghuni baru yang tinggal seorang diri di kamar tersebut.
“Kami masih melakukan pemeriksaan beberapa saksi dan CCTV. Untuk luka yang ditemukan masih dalam proses identifikasi. Informasinya korban baru mengontrak kamar sejak Kamis,” tuturnya.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait identitas lengkap korban. Petugas juga tengah menelusuri kemungkinan adanya barang milik korban yang hilang dari dalam kamar indekos tersebut.
