Sepakbola

X Sport News Sebut An Se-young Favorit Kuat Pertahankan Takhta di All England Open 2026

Advertisement

Dominasi tunggal putri nomor satu dunia, An Se-young, diprediksi akan terus berlanjut pada turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England Open 2026. Media asal Korea Selatan meyakini bahwa atlet berusia 23 tahun tersebut akan melenggang mulus untuk mempertahankan takhtanya di Birmingham. Status unggulan teratas yang disandang An Se-young membuat banyak pihak menaruh ekspektasi tinggi terhadap performanya.

Konsistensi permainan yang ia tunjukkan dinilai berada di level yang sulit dijangkau oleh para pesaing lainnya di sektor tunggal putri. Hal ini menjadikannya kandidat terkuat untuk kembali meraih gelar juara.

Dominasi An Se-young di All England 2026

Media Korea Selatan, X Sport News, secara terang-terangan menjagokan sang “Ratu Bulu Tangkis” untuk kembali naik ke podium tertinggi. Jika berhasil, ini akan menjadi pencapaian fenomenal bagi An Se-young untuk merengkuh gelar beruntun dalam dua musim berturut-turut di ajang bergengsi tersebut.

“Favorit utama saat ini untuk memenangkan gelar tunggal putri All England Open adalah juara bertahan An Se-young,” demikian klaim media Korea, X Sport News. Keberhasilan di All England 2026 nanti juga akan memperpanjang catatan emasnya setelah mengakhiri paceklik gelar tunggal putri Negeri Ginseng selama 27 tahun pada 2023 lalu. Kesuksesan tersebut seolah meneruskan estafet kejayaan legenda Bang Soo-hyun yang pernah menjadi kampiun pada tahun 1996.

Mengejar Rekor BWF World Tour dan Gelar Lainnya

Selain ambisi mempertahankan gelar, performa impresif An Se-young di awal tahun telah memberikan sinyal bahaya bagi lawan-lawannya. Kemenangan di Malaysia Open pada bulan Januari lalu menjadi modal penting sebelum terjun ke turnamen prestisius ini.

Advertisement

“Jika An Se-young meraih kemenangan beruntun keduanya di All England Open, ia akan memenangkan tujuh gelar BWF World Tour berturut-turut,” ulas X Sport News. “Ini juga akan menjadi gelar Super 1000 keduanya musim ini, setelah kemenangannya di Malaysia Open (Super 1000) pada bulan Januari.” Hingga saat ini, An telah mengoleksi gelar bergengsi mulai dari medali emas Olimpiade Paris 2024 hingga gelar Juara Dunia 2025. Kemampuannya meminimalisir kesalahan sendiri menjadi kunci utama mengapa ia begitu sulit ditaklukkan.

Ambisi Gelar Asia yang Belum Terjamah

Meski memiliki koleksi trofi yang nyaris sempurna, An Se-young masih memiliki satu target besar yang belum tercapai, yakni gelar Juara Asia. Setelah berjuang di Inggris, fokusnya diprediksi akan beralih ke turnamen kontinental tersebut untuk menebus kegagalan masa lalu.

Tercatat, ia pernah menelan kekalahan di final dari wakil China, Wang Zhi Yi, pada tahun 2022. Setahun berselang, langkahnya terhenti di semifinal dan harus puas dengan medali perunggu setelah ditumbangkan oleh rival tangguh asal Taiwan, Tai Tzu Ying.

Informasi lengkap mengenai prediksi dominasi An Se-young ini disampaikan melalui ulasan media Korea, X Sport News, yang dirilis menjelang All England Open 2026.

Advertisement